Gunakan repo superdecrypt-dev/autoscript sebagai source of truth proyek ini.
Agent AI baru wajib memulai dari baseline konteks di atas.
- Repo utama:
https://github.com/superdecrypt-dev/autoscript - Workspace aktif (Codex):
/root/project/autoscript - Source kerja installer
run.sh:/opt/autoscript - Path deploy bot default jika diinstal:
- Telegram:
/opt/bot-telegram
- Telegram:
- Commit terbaru di
main:e1c198c—Seed WARP tier state on setup5f52520—Restore same-IP DNS cleanup and expand Zero Trust labelae4272b—fix(ssh): harden WARP runtime status and Zero Trust guard4347a22—feat(ssh): add Zero Trust-aware WARP routing backend9b7d704—fix(warp): report Zero Trust proxy ownership accuratelyb9d46ae—feat(warp): provision Zero Trust backend foundationb5343e0—refactor(manage): rebalance main menu and tools flow24a2c40—Restore embedded Cloudflare token flow
- Baseline runtime live:
- provider edge aktif:
go edge-muxmemegang publik:80/:443nginxbackend internal di127.0.0.1:18080SSH WS,SSH Direct, danSSH SSL/TLSberbagi satu surface SSH edgebadvpn-udpgwaktif di127.0.0.1:7300, 7400, 7500, 7600, 7700, 7800, 7900
- provider edge aktif:
- Full E2E live terbaru:
run.shdijalankan denganRUN_USE_LOCAL_SOURCE=1- log:
/var/log/autoscript/setup-20260316-062536.log - domain aktif:
k8i2j.vyxara1.web.id - sertifikat live yang disajikan:
CN = k8i2j.vyxara1.web.id, valid sampaiJun 13 2026
- Validasi runtime terakhir:
systemctl is-active nginx xray edge-mux sshws-dropbear sshws-stunnel sshws-proxy sshws-qac-enforcer.timer badvpn-udpgw xray-speed xray-domain-guard.timer zivpn->activexray run -test -confdir /usr/local/etc/xray/conf.d->Configuration OKnginx -t->successful- SSH WS live:
- path tanpa token + websocket ->
401 Unauthorized - token invalid ->
403 Forbidden - token valid ->
101 Switching Protocols
- path tanpa token + websocket ->
- Baseline bot di source repo:
- Telegram kini menu-first dengan
/menu - flag dangerous actions sudah tidak dipakai lagi sebagai mekanisme utama pada bot
- Telegram kini menu-first dengan
- State bot di host live saat handoff ini:
- unit file
bot-telegram*saat ini tidak terpasang systemctl list-unit-files 'bot-telegram*'->0 unit files listed
- unit file
- Working tree saat ini memuat modular split CLI
manageyang belum di-commit; cekgit status --shortsebelum melanjutkan. - Main menu user-facing yang aktif:
1) Xray Users2) SSH Users3) Xray QAC4) SSH QAC5) Xray Network6) SSH Network7) Adblocker8) Domain Control9) Speedtest10) Security11) Maintenance12) Traffic13) Tools
- Split source of truth terbaru:
opt/manage/features/users/xray_users.sh->1) Xray Usersopt/manage/features/users/xray_qac.sh->3) Xray QACopt/manage/features/domain/control.sh+domain/cloudflare.sh->8) Domain Controlopt/manage/features/maintenance/*-> helper live11) Maintenanceopt/manage/features/analytics/*->2) SSH Users,4) SSH QAC,6) SSH Network,10) Security,12) Traffic,13) Toolsopt/manage/features/network/*->5) Xray Network,7) Adblocker,9) Speedtest,13) Tools > WARP Tier
- Top-level
opt/manage/features/*.shsekarang aggregator tipis; jangan menambah logic baru ke sana jika child module domain yang tepat sudah ada. 13) Toolssekarang menjadi rumah untukTelegram BotdanWARP Tier.WARP Tierdiroute dariTools; judul user-facing yang diharapkan adalah13) Tools > WARP Tier.WARP Tier > Zero Trustsudah punya engine runtime dimanage, termasuk config state, apply/connect, disconnect, dan return-to-Free/Plus.- Fondasi install/runtime
cloudflare-warp+warp-clisedang dirapikan di working tree ini agar setup host tidak lagi bergantung pada instalasi manual untuk backend Zero Trust. SSH Networkkompatibel dengan modeZero Trustbila backend WARP SSH memakaiLocal Proxy; guard SSH hanya memblok aktivasi jika effective SSH WARP users belum applied sehat di backend itu.11) Maintenancetidak lagi menampilkanNormalize Quota Datespada surface user-facing terbaru.- Smoke test live terbaru pada
2026-03-19yang sudah lolos:printf '0\n' | bash manage.shprintf '1\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '3\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '5\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '8\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '10\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '11\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '12\n0\n0\n' | bash manage.shprintf '13\n2\n0\n0\n0\n' | bash manage.sh
- Runtime yang terlihat saat smoke test:
- domain aktif:
wtlnj.vyxara2.web.id WARP Statusringkas:Active (Zero Trust)- ringkasan service utama di header menu:
Edge Mux ✅,Nginx ✅,Xray ✅,SSH ✅
- domain aktif:
- Sinkronisasi UX bot agar alur pilih protocol/user minim typo.
- Perapihan output
Add User/Account Infomenjadi ringkas + lampiran file akun. - Penyederhanaan Domain Control (
ManualvsAuto) dengan root domain select. - Penambahan Observability + Domain Guard + Traffic Analytics.
- Penambahan installer Telegram (
install-telegram-bot.sh) sebagai pelengkap menu CLI. - Penghapusan jalur transport terdepresiasi untuk menstabilkan skenario domain fronting.
- Full parity WARP + hardening baseline bot Telegram.
- Split menu bot Telegram antara Xray vs SSH untuk user management dan quota/access control.
- Ekspansi parity bot Telegram untuk
SSH,Security, danMaintenance. - Bot Telegram kini memakai flow menu-first
/menudenganStatus,Accounts,QAC,Domain,Network,Ops. - SSH WS sekarang memakai token path per-user dan QAC session tracking yang lebih ketat.
- Edge Gateway (
go) sekarang aktif live dan menjadi frontend publik80/443. - BadVPN UDPGW sekarang terpasang sebagai fitur tambahan SSH dengan surface status/restart di
Maintenance. - Refactor menu manage terbaru sedang merapikan ulang numbering surface user-facing, memindahkan
WARP Tierke13) Tools, dan memisahkan12) Trafficsebagai menu analytics mandiri.
- Selalu verifikasi kondisi terbaru dengan
git status --shortsebelum mulai. - Perubahan SSH WS autoscript-stream, token-path SSH WS, SSH WS QAC enforcement, Edge Gateway live cutover, parity/hardening bot Telegram, modular installer, dan playbook docs sudah commit + push ke
main. - Jangan mengasumsikan working tree kotor; cek kondisi aktual tiap mulai sesi.
- Gunakan
staginguntuk test/R&D; production hanya setelah validasi. - Bot Telegram harus tetap standalone (tidak mengeksekusi
manage.shlangsung). - Bot Telegram diposisikan sebagai pelengkap CLI
manage.sh, bukan pengganti penuh. - Pertahankan
setup.shsebagai orchestrator tipis; jangan satukan kembali implementasi besar ke satu file.
- Baca
AGENTS.md,RELEASE_NOTES.md,TESTING_PLAYBOOK.md, dan file ini.- Jika tugasnya audit, baca juga
AUDIT_PLAYBOOK.md.
- Jika tugasnya audit, baca juga
- Konfirmasi anchor konteks repo
superdecrypt-dev/autoscript. - Jalankan
git status --shortdan pastikan baseline jelas. - Validasi minimum sebelum perubahan lanjutan:
bash -n setup.sh manage.sh run.sh install-telegram-bot.shfind opt/manage -type f -name '*.sh' -print0 | xargs -0 shellcheck -x -S warningshellcheck -x -S warning run.sh setup.sh manage.sh opt/setup/core/*.sh opt/setup/install/*.shpython3 -m py_compile $(find bot-telegram/backend-py/app -name '*.py') $(find bot-telegram/gateway-py/app -name '*.py')bash bot-telegram/scripts/gate-all.sh- jika tugasnya testing/audit, ikuti
TESTING_PLAYBOOK.mdatauAUDIT_PLAYBOOK.mdsecara penuh
- Jika menyentuh runtime Xray/Nginx, wajib cek:
xray run -test -confdir /usr/local/etc/xray/conf.dnginx -tsystemctl is-active xray nginx
- Cek service bot (sesuaikan environment):
- Telegram:
systemctl is-active bot-telegram-backend bot-telegram-gateway
- Telegram:
- Semua pengujian shell script (
run.sh,setup.sh,manage.sh, installer bot) dan bot mengacu keTESTING_PLAYBOOK.md. - Jika ada konflik langkah uji antar dokumen, prioritaskan
TESTING_PLAYBOOK.mdlalu sinkronkan dokumen lain.
- Hardcoded Cloudflare token pada lokasi historis diperlakukan sebagai accepted risk/by design, kecuali ada instruksi eksplisit untuk mengubah.